MAKALAH
PERANCANGAN
JARINGAN
“MODEL
REFERENSI & PROTOKOL JARINGAN”
Di
susun oleh :
Nama
: Joni Sukma Wardana
Npm : 2010017514003
Teknologi
Rekayasa Komputer Jaringan
Fakultas
Teknologi Industri
Universitas
Bung Hatta
2021
Kata
Pengantar
Syukur
Alhamdulillah berkat ridho dan berkah yang diberikan oleh Allah SWT,
sehingga saya mampu menyelesaikan sebuah
makalah Jaringan Komputer dengan
lancar.
Dalam
makalah yang berjudul “Model Referensi dan Protokol Jaringan”
ini.Penulis
berharap, mudah-mudahan, makalah yang singkat ini mampu memberikan
manfaat
serta pengetahuan kepada para pembaca. Dan juga bisa mempraktekannya
dalam
pembelajaran Jaringan Komputer.
Penulis
menyadari akan keterbatasan saya sebagai manusia. Makalah ini
belumlah
sepenuhnya sempurna, oleh dari itu kritik dan saran sangat saya harapkan
demi kesempurnaan makalah selanjutnya.
Padang,
14 Oktober 2021
Hormat saya
Penyusun
2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………2
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………… 3
PEMBAHASAN………………………………………………………………………………4
1.
MODEL REFERENSI OSI……………………………………………………………4
A.
PENGERTIAN……………………………………………………………….
4
B.
MODEL REFERENSI OSI……………………………………………………4
C.
Cara Kerja OSI Layer………………………………………………………….6
2.
TCP/IP…………………………………………………………………………………6
A.
Pengertian……………………………………………………………………
6
B.
Fungsi …………………………………………………………………………6
3.
IP……………………………………………………………………………………
7
A.
Pengertian……………………………………………………………………
7
4.
ICMP dan UDP………………………………………………………………………..8
A.
Pengertian……………………………………………………………………...8
B.
Fungsi………………………………………………………………………….8
C.
Kelebihan dan Kekurangan……………………………………………………9
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………..10
3
Pembahasan
1.Model
Referensi OSI
A.
Pengertian
Open System Open System Interconnection atau OSI adalah model referensi
yang diciptakan dari sebuah kerangka yang bersifat konseptual.
Merupakan salah satu fungsi seperti terjadinya
tranfer data diantaranya komputer yang menggunakan Unix dan PC atau Mac. OSI bukanlah suatu model yang berbentuk fisik melainkan sebuah panduan
bagi pembuat aplikasi agar bisa membuat dan mengimplementasikan aplikasi
yang bisa berjalan di jaringan.
Ada
beberapa peralatan jaringan yang beroperasi pada semua layer OSI di antaranya :
·
Network Management
Station (NMS)
·
Server web dan aplikasi
·
Gateways (bukan default
gateway)
OSI
terdiri dari tujuh layer (lapisan) yang terbagi menjadi dua grub yaitu :
1).
Upper Layer (Application, Presentation, dan Session) Tiga layer teratas
tersebut mendefinisikan bagian aplikasi-aplikasi berkomunikasi satu sama lain dan bagaimana
aplikasi berkomunikasi dengan user. 2)
2). Lower Layer (Transport, Network, DataLink,
dan Physical) Empat layer tersebut mendefinisikan bagaimana data dipindah dari
satu tempat ke tempat lain dan bagaimana data dilewatkan melalui kabel atau
switch dan router.
ISO membuat
referensi model OSI sebagai panduan untuk protokol network yang bersifat
terbuka.
B.
Model referensi OSI
Model
OSI terdiri dari tujuh layer
1. Layer
Application
Merupakan layer 7 dari model OSI, menyediakan 16 bit tunggal
layanan-layanan untuk procedure applikasi (seperti electronic mail atau tranfer
data) yang berada di luar model OSI. Layer application pada model OSI merupakan
tempat dimana user atau pengguna berinteraksi dengan komputer.
4
Layer ini sebenarnya hanya berperan Ketika dibutuhkan akses ke network. Contohnya Internet eksplorer (IE), IE dapat melihat document local
HTML. Layer aplication juga
bertanggung jawab untuk mengidentifikasikan dan memastikan keberadaan patner
komunikasi yang di tuju serta menentukan apakah sumber daya komunikasi yang
ditiju cukup tersedia.
2. Layer
Persentation
Merupakan layer 6 dari model referensi OSI,
mendefinisikan bagaimana data di-format,dinyatakan, di-encode, dan diubah
untuk digunakan oleh software pada layer application. Dimana
mempunyai fungsi untuk mentranslasikan format data yang akan ditransmisikan
oleh aplikasi melalui jaringan, ke dalam format yang dapat ditransmisikan oleh
sebuah jaringan.
Fungsi dari layer ini yaitu menyajikan data kelayer
application dan bertanggung jawab pada penerjemah data dan format kode.
3. Layer
Transport
Merupakan layer 4 dari OSI, digunakan untuk komunikasi
yang dapat diandalkan antara node-node akhir melalui network. Layer transport
bertanggung jawab untuk menyediakan mekanisme untuk multiplexing metode
aplikasi-aplikasi upper layer, membuat session, dan memutuskan rangkean virtual
4. Layer
session
Merupakan layer 5 dari model OSI, bertanggung jawab untuk membuat,
mengelola, dan mengakhiri session-session antar aplikasi- aplikasi dan
mengawasi pertukaran data antar entitas layer.
5. Network
Layer
Merupakan layer 3 dari model OSI, Yaitu memiliki tugas dalam mendefinisikan
alamat IP (Internet Protocol). Bahkan tak hanya itu saja, network layer juga
berfungsi untuk melakukan proses routing serta membuat header pada paket-paket
data yang ada.
6. Data
Link Layer
Merupakan
layer 2 dari model OSI, menyediakan tranmisi fisik dari data dan
mengenai notifikasi error, topologi jaringan, dan flow control. Memiliki
tanggung jawab dalam hal membungkus bit hingga berbentuk data frame.
5
7. Physical
Layer
Merupakan layer yang paling utama, tanggung jawab OSI layer ini adalah
dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data. Sebagai contoh,
jenis kabel dan konektoryang digunakan termasuk pemilihan pn dan skema
encoding untuk pensinyalan nilai 0 dan 1.
C.
Cara Kerja OSI layer
Cara kerja OSI
layer bisa dibilang sangatlah panjang dan cukup rumit. Ambil contoh ketika Anda
hendak mengirim sebuah email ke komputer lain. Berikut inilah tahapannya:
- Application layer mengirim data ke komputer lain
- Presentation layer melakukan konversi email menjadi format jaringan
- Session layer membentuk sesi perjalanan data sampai proses pengiriman
selesai dilaksanakan
- Transport layer pengirim memecah data dan dikumpulkan lagi di
transport layer penerima
- Network layer membuatkan sebuah alamat dan menuntun data sampai ke
tujuan
- Data link layer kemudian membentuk data menjadi frame dan juga alamat
fisik
- Lalu di physical layer data akan dikirim lewat medium jaringan ke
lapisan transport penerima
- Setelahnya alur berbalik dari physical layer ke application layer pada
komputer penerima
2.
TCP/IP
A. Pengertian
TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).
B. Cara Kerja TCP/IP
- Untuk memindahkan data antara dua komputer yang berbeda dalam suatu
jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan alamat tujuan dan
perantara untuk memindahkan sinyal elektronik pembentuk data secara aman
dan langsung.
- Internet menggunakan protokol untuk menjamin sampainya data secara
aman di tempat tujuan.
- Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok teks ke mesin lain,
TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data
kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman
barang), sehingga komputer penerima memastikan bahwa paket yang
diterimanya tidak mengalami kerusakan 6
sepanjang pengiriman. IP menambahkan label
yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.
- Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan yang sama dengan
menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat khusus yang
disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan
memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut
dari sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet
dengan membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu
bagian dari sistem yang ada.
- Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya, komputer akan
membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang ada pada
paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi selama
pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi susunan teks
seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak,
komputer tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru
dari paket yang rusak.
- Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan
beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi
dengan Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli
jaringan komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.
- Bagi seorang pemakai, Internet hadir seperti jaringan global raksasa
yang tidak terbatas, yang langsung merespon jika diminta. Komputer,
gateway, router, dan protokol yang membuat ilusi ini bekerja.
Ada beberapa layer utama dari protokol
ini yaitu :
6
1). Layer 4 Aplication
Aplication layer adalah bagian dari TCP/IP
dimana permintaan data atau servis diproses, aplikasi pada layer ini menunggu
di portnya masing-masing dalam suatu
antrian
untuk diproses.
aplikasi yang berjalan pada application
layer berinteraksi dengan word processor, spreadsheet, internet browser
atau yang lainnya, contoh aplikasi
populer yang bekerja
pada layer ini misalnya FTP dan HTTP.
2). Layer 3
Tranport
Transport layer menentukan bagaimana host
pengirim dan host penerima dalam
membentuk sebuah sambungan sebelum kedua host tersebut berkomuikasi, serta
seberapa sering kedua host ini akan mengirim acknowledgment dalam sambungan
tersebut satu sama lainnya. TCP bertugas untuk membentuk sambungan, mengirim acknowledgment,
dan menjamin terkirimnya data sedangkan UDP dapat membuat transfer data menjadi
lebih cepat.
3). Layer 2 Internet
Internet layer dari
model TCP/IP berada diantara network interface layer dan
transport layer. Internet
layer terdiri dari beberapa protokol diantaranya :
a.
Internet Protokol (IP)
b.
Address Resolution Protokol (ARP)
c.
Internet Control Message Protokol (ICMP)
d.
Internet Group Message Protokol (IGMP)
4). Layer 1 Network Interface
Layer terbawah dari
model TCP/IP adalah Network Interface Layer, tanggung jawab utama dari layer ini adalah menentukan bagai mana sebuah
komputer dapat terkoneksi kedalam suatu jaringan komputer, hal ini sangat
penting karena data harus dikirimkan dari dan ke suatu host melalui sambungan
pada suatu jaringan.
Keuntungan menggunakan model TCP/IP adalah sebagai berikut:
- Membantu
membangun koneksi di berbagai jenis komputer;
- Bekerja
secara independen dari OS;
- Mendukung
banyak Routing protokol;
- Menggunakan
arsitektur client-server yang sangat terukur;
- Bisa
dioperasikan secara mandiri;
- Ringan
dan tidak membebani jaringan atau komputer.
3. IP
A.
Pengertian
Internet Protocol adalah seperangkat aturan yang mengatur aktivitas internet dan bisa memfasilitasi untuk penyelesaian berbagai tindakan di World Wide Web. Oleh karena itu alamat Internet Protocol merupakan bagian dari sistematis yang diletakkan pada jaringan yang saling berhubungan yang mengatur komunikasi online dengan mengidentifikasi kedua perangkat dalam memprakarsai berbagai tujuan Internet, sehingga membuat kemungkinan komunikasi dua arah.
4. ICMP dan UDP
A. Pengertian
ICMP
ICMP atau Internet Control Message Protocol adalah salah satu protokol
jaringan yang digunakan di dalam jaringan internet, seperti protocol-protocol
lain sebagai contoh TCP/UDP . ICMP akan dimanfaatkan untuk mengirim pesan error
yang menyatakan, contohnya adalah pada saat computer tujuan tidak dapat di
jangkau.
UDP
Pengertian UDP (User
Datagram Protocol) adalah protokol layer transport TCP / IP yang mendukung
komunikasi yang tidak dapat diandalkan, tanpa koneksi antar host pada jaringan
yang menggunakan TCP / IP.
B. Fungsi
ICMP ada beberapa fungsinya yaitu :
a. Cocok untuk
mengirim informasi yang membutuhkan kecepatan daripada keandalan, seperti
streaming video atau audio.
b. Salah satu
jenis protokol adalah ringan, artinya dapat secara efektif menggunakan profesor
dan sumber daya memori, dan bahkan dapat menyimpannya. Jika protokolnya ringan,
ia dapat menjalankan fungsi tertentu dengan bertukar pesan, misalnya dalam
menanyakan nama dalam DNS.
c. UDP dapat
mengimplementasikan layanan reliabilitas, artinya protokol ini dapat
memfasilitasi layanan pertukaran data secara andal. Contoh umumnya ditemukan di
TFTP (Trivial File Transfer Protocol), dan NFS.
d. Tidak
memerlukan keandalan, misalnya hanya dalam Routing Information Protocol (RIP).
e. Dapat
menyiarkan siaran karena tidak perlu koneksi terlebih dahulu, dengan host yang
lebih spesifik. Paket data dapat dikirim dengan beberapa tujuan yang ditangani
dalam multicast atau disiarkan.
Cara kerja ICMP yaitu:
Sistem kerja
dari ICMP secara singkat adalah sebagai berikut : pesan ICMP akan
diberi header IP tujuan dengan melalui interface yang ada. Jika terdapat
kerusakan dalam interface yang dilalui sehingga tidak dapat meneruskan pesan,
maka pesan akan mengirimkan pesan error kepada pengirim pertama.
8
UDP ada
beberapa fungsinya yaitu:
- Tepat
digunakan untuk mengirimkan informasi yang mengutamakan kecepatan
dibandingkan kehandalan seperti streaming audio atau video.
- Jenis
protokol yang ringan sehingga efektif memakai processor serta sumber daya
memori dan bahkan untuk menyimpan. Apabila protokolnya ringan, maka bisa
menjalankan fungsi tertentu dengan cara bertukar pesan seperti bertanya
nma dalam DNS.
- Bisa
mengimplementasikan layanan realibilitas sehingga protokol ini bisa
memberikan fasilitas layanan pertukaran data dengan handal. Beberapa
contoh umumnya adalah TFTP atau Trivial File Transfer Protocol serta NFS.
- Tidak
butuh kehandalan seperti dalam Routing Information Protocol [RIP].
- Bisa
memberikan siaran sebab tidak butuh koneksi lebih dulu dengan host yang
lebih spesifik. Paket data nantinya bisa dikirim dengan beberapa tujuan
yang ditandatangani di dalam multicast atau disiarkan.
Adapun cara kerja UDP yang dilakukan dan masing-masing
tahapan tersebut saling berhubungan.
- Paket yang
berisi client port serta port sumber memiliki bentuk file text yang akan
dikirim dalam UDP Header.
- Paker isi
port client serta port sumber audio akan dikirim menuju server di UDP
Header.
- Tujuan
dari UDP memaca nomor port tujuan dan juga proses data.
- Paket asli
memiliki port tujuan sehingga server bisa mengirim kembali data ke FTFP
Client.
- Point
ketiga dan keempat akan diulangi kembali pada saat file audio akan
dikirimkan client.
- Saat
aplikasi akan menerima data, maka UDP tidak akan melakukan buffer atau
fragmen masing masing data yang masuk.
- Data tidak
mengalami processing data yang sulit khususnya tidak memfragmen data
sehingga jika data lebih besar dibandingkan MTU, maka lapisan IP harus
melakukan fragmen.
C. Kelebihan dan Kelemahan pada Protokol UDP, sebagai berikut :
1. Kelebihan
* Bisa disiarkan dengan sangat cepat
* Koneksi terjadi lebih cepat sebab tidak butuh
bernegosiasi atau handjaking
* Lebih hemat memori sebab tidak memecah data
2. Kekurangan
* Tidak bisa mengirim data yang besar sebab data tidak
bisa di pecah 9
* Tidak bisa buffer
* Tidak menyediakan mekanisme control aliran
DAFTAR
PUSTAKA
Muhammad Robith Adani_Penulis. https://www.sekawanmedia.co.id/osi-layer/ diakses pada 6 Januari 2021
https://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI penerbit wikipedia diakses pada
https://ruangguru.co/pengertian-udp/ Diakses 9 September 2021
https://jagad.id/pengertian-udp/ penerbit jagad.id
https://gig.id/stories/tech/apa-itu-tcp-ip penerbit GIG
https://idcloudhost.com/kamus-hosting/ip/ penerbit Id CloudHost
Tidak ada komentar:
Posting Komentar