Kamis, 14 Oktober 2021

Model Referensi & Protokol Jaringan

 

MAKALAH

PERANCANGAN JARINGAN

“MODEL REFERENSI & PROTOKOL JARINGAN”

 


 





Di susun oleh :

Nama : Joni Sukma Wardana

                                                Npm   : 2010017514003


 

 

 

 

Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Bung Hatta

2021





Kata Pengantar

           

                      Syukur Alhamdulillah berkat ridho dan berkah yang diberikan oleh Allah SWT,

 sehingga saya mampu menyelesaikan sebuah makalah Jaringan Komputer dengan

lancar.

        Dalam makalah yang berjudul “Model Referensi dan Protokol Jaringan”

ini.Penulis berharap, mudah-mudahan, makalah yang singkat ini mampu memberikan

manfaat serta pengetahuan kepada para pembaca. Dan juga bisa mempraktekannya

dalam pembelajaran Jaringan Komputer.

          Penulis menyadari akan keterbatasan saya sebagai manusia. Makalah ini

belumlah sepenuhnya sempurna, oleh dari itu kritik dan saran sangat saya harapkan

 demi kesempurnaan makalah selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                                                                Padang, 14 Oktober 2021

                                                                                                                                    Hormat saya 

 

                                                                                                            

                                                                                                                   Penyusun

                                                                                                                                 2

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………2

DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………  3

PEMBAHASAN………………………………………………………………………………4

1.      MODEL REFERENSI OSI……………………………………………………………4

A.    PENGERTIAN……………………………………………………………….  4

B.     MODEL REFERENSI OSI……………………………………………………4

C.     Cara Kerja OSI Layer………………………………………………………….6

2.      TCP/IP…………………………………………………………………………………6

A.    Pengertian……………………………………………………………………   6

B.     Fungsi …………………………………………………………………………6

3.      IP……………………………………………………………………………………    7

A.    Pengertian……………………………………………………………………  7

4.      ICMP dan UDP………………………………………………………………………..8

A.    Pengertian……………………………………………………………………...8

B.     Fungsi………………………………………………………………………….8

C.     Kelebihan dan Kekurangan……………………………………………………9

  DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………..10

 

 

 

 

 

 

3

Pembahasan

1.Model Referensi OSI

A. Pengertian

     Open System Open System Interconnection atau OSI adalah model referensi yang diciptakan dari sebuah kerangka yang bersifat konseptual.

       Merupakan salah satu fungsi seperti terjadinya tranfer data diantaranya komputer yang menggunakan Unix dan PC atau Mac. OSI bukanlah suatu model yang berbentuk fisik melainkan sebuah panduan  bagi pembuat aplikasi agar bisa membuat dan mengimplementasikan aplikasi yang bisa berjalan di jaringan.

        Ada beberapa peralatan jaringan yang beroperasi pada semua layer OSI di antaranya :

·         Network Management Station (NMS)

·         Server web dan aplikasi

·         Gateways (bukan default gateway)

OSI terdiri dari tujuh layer (lapisan) yang terbagi menjadi dua grub yaitu :

1). Upper Layer (Application, Presentation, dan Session) Tiga layer teratas tersebut mendefinisikan bagian aplikasi-aplikasi  berkomunikasi satu sama lain dan bagaimana aplikasi berkomunikasi dengan user. 2)

 2). Lower Layer (Transport, Network, DataLink, dan Physical) Empat layer tersebut mendefinisikan bagaimana data dipindah dari satu tempat ke tempat lain dan bagaimana data dilewatkan melalui kabel atau switch dan router.

    ISO membuat referensi model OSI sebagai panduan untuk protokol network yang bersifat terbuka.

B. Model referensi OSI

Model OSI terdiri dari tujuh layer

1.      Layer Application

      Merupakan layer 7 dari model OSI, menyediakan 16 bit tunggal layanan-layanan untuk procedure applikasi (seperti electronic mail atau tranfer data) yang berada di luar model OSI. Layer application pada model OSI merupakan tempat dimana user atau pengguna berinteraksi dengan komputer.

                                                                                                                                              4                                                                                                    

    Layer ini sebenarnya hanya berperan Ketika dibutuhkan akses ke network. Contohnya Internet eksplorer (IE), IE dapat melihat document local HTML.  Layer aplication juga bertanggung jawab untuk mengidentifikasikan dan memastikan keberadaan patner komunikasi yang di tuju serta menentukan apakah sumber daya komunikasi yang ditiju cukup tersedia.

 

2.      Layer Persentation

 

     Merupakan layer 6 dari model referensi OSI, mendefinisikan  bagaimana data di-format,dinyatakan, di-encode, dan diubah untuk digunakan oleh software pada layer application. Dimana mempunyai fungsi untuk mentranslasikan format data yang akan ditransmisikan oleh aplikasi melalui jaringan, ke dalam format yang dapat ditransmisikan oleh sebuah jaringan.

     Fungsi dari layer ini yaitu menyajikan data kelayer application dan  bertanggung jawab pada penerjemah data dan format kode.

 

3.      Layer Transport

      Merupakan layer 4 dari OSI, digunakan untuk komunikasi yang dapat diandalkan antara node-node akhir melalui network. Layer transport bertanggung jawab untuk menyediakan mekanisme untuk multiplexing metode aplikasi-aplikasi upper layer, membuat session, dan memutuskan rangkean virtual

 

4.      Layer session

     Merupakan layer 5 dari model OSI, bertanggung jawab untuk membuat, mengelola, dan mengakhiri session-session antar aplikasi- aplikasi dan mengawasi pertukaran data antar entitas layer.

 

5.      Network Layer

    Merupakan layer 3 dari model OSI, Yaitu memiliki tugas dalam mendefinisikan alamat IP (Internet Protocol). Bahkan tak hanya itu saja, network layer juga berfungsi untuk melakukan proses routing serta membuat header pada paket-paket data yang ada.

 

6.      Data Link Layer

     Merupakan layer 2 dari model OSI, menyediakan tranmisi fisik dari data dan mengenai notifikasi error, topologi jaringan, dan flow control. Memiliki tanggung jawab dalam hal membungkus bit hingga berbentuk data frame.

 

 

 

5                           

7.      Physical Layer

     Merupakan layer yang paling utama, tanggung jawab OSI layer ini adalah dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data. Sebagai contoh, jenis kabel dan konektoryang digunakan termasuk  pemilihan pn dan skema encoding untuk pensinyalan nilai 0 dan 1.

 

C. Cara Kerja OSI layer

   Cara kerja OSI layer bisa dibilang sangatlah panjang dan cukup rumit. Ambil contoh ketika Anda hendak mengirim sebuah email ke komputer lain. Berikut inilah tahapannya:

  • Application layer mengirim data ke komputer lain
  • Presentation layer melakukan konversi email menjadi format jaringan
  • Session layer membentuk sesi perjalanan data sampai proses pengiriman selesai dilaksanakan
  • Transport layer pengirim memecah data dan dikumpulkan lagi di transport layer penerima
  • Network layer membuatkan sebuah alamat dan menuntun data sampai ke tujuan
  • Data link layer kemudian membentuk data menjadi frame dan juga alamat fisik
  • Lalu di physical layer data akan dikirim lewat medium jaringan ke lapisan transport penerima
  • Setelahnya alur berbalik dari physical layer ke application layer pada komputer penerima

2. TCP/IP

A.    Pengertian

           TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).

B.    Cara Kerja TCP/IP

  • Untuk memindahkan data antara dua komputer yang berbeda dalam suatu jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan alamat tujuan dan perantara untuk memindahkan sinyal elektronik pembentuk data secara aman dan langsung.
  • Internet menggunakan protokol untuk menjamin sampainya data secara aman di tempat tujuan.
  • Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok teks ke mesin lain, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga komputer penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan        6

 sepanjang pengiriman. IP menambahkan label yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.

  • Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan yang sama dengan menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat khusus yang disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut dari sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet dengan membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu bagian dari sistem yang ada.
  • Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya, komputer akan membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang ada pada paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi selama pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi susunan teks seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak, komputer tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru dari paket yang rusak.
  • Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi dengan Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli jaringan komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.
  • Bagi seorang pemakai, Internet hadir seperti jaringan global raksasa yang tidak terbatas, yang langsung merespon jika diminta. Komputer, gateway, router, dan protokol yang membuat ilusi ini bekerja.

        Ada beberapa layer utama dari protokol ini yaitu :                                                             6

1). Layer 4 Aplication

     Aplication layer adalah bagian dari TCP/IP dimana permintaan data atau servis diproses, aplikasi pada layer ini menunggu di portnya masing-masing dalam suatu antrian

untuk diproses. aplikasi yang berjalan pada application layer  berinteraksi dengan word processor, spreadsheet, internet browser atau yang lainnya, contoh aplikasi populer yang bekerja pada layer ini misalnya FTP dan HTTP.

2). Layer 3 Tranport

      Transport layer menentukan bagaimana host pengirim dan host  penerima dalam membentuk sebuah sambungan sebelum kedua host tersebut berkomuikasi, serta seberapa sering kedua host ini akan mengirim acknowledgment dalam sambungan tersebut satu sama lainnya. TCP bertugas untuk  membentuk sambungan, mengirim acknowledgment, dan menjamin terkirimnya data sedangkan UDP dapat membuat transfer data menjadi lebih cepat.

3). Layer 2 Internet

       Internet layer dari model TCP/IP berada diantara network interface layer dan transport layer. Internet layer terdiri dari  beberapa protokol diantaranya :

a.       Internet Protokol (IP)

b.      Address Resolution Protokol (ARP)

c.       Internet Control Message Protokol (ICMP)

d.      Internet Group Message Protokol (IGMP)

      4). Layer 1 Network Interface

             Layer terbawah dari model TCP/IP adalah Network Interface Layer, tanggung jawab utama dari  layer ini adalah menentukan bagai mana sebuah komputer dapat terkoneksi kedalam suatu jaringan komputer, hal ini sangat penting karena data harus dikirimkan dari dan ke suatu host melalui sambungan pada suatu jaringan.

Keuntungan menggunakan model TCP/IP adalah sebagai berikut:

  • Membantu membangun koneksi di berbagai jenis komputer;
  • Bekerja secara independen dari OS;
  • Mendukung banyak Routing protokol;
  • Menggunakan arsitektur client-server yang sangat terukur;
  • Bisa dioperasikan secara mandiri;
  • Ringan dan tidak membebani jaringan atau komputer.

3. IP

      A. Pengertian

                Internet Protocol adalah seperangkat aturan yang mengatur aktivitas internet dan bisa memfasilitasi untuk penyelesaian berbagai tindakan di World Wide Web. Oleh karena itu alamat Internet Protocol merupakan bagian dari sistematis yang diletakkan pada jaringan yang saling berhubungan yang mengatur komunikasi online dengan mengidentifikasi kedua perangkat dalam memprakarsai berbagai tujuan Internet, sehingga membuat kemungkinan komunikasi dua arah.                                                                                                                                                 

                                                                                                                                                                                                                                                                 

                                                                                                                                                 

4. ICMP dan UDP

A.    Pengertian

 

ICMP

 

    ICMP atau Internet Control Message Protocol adalah salah satu protokol jaringan yang digunakan di dalam jaringan internet, seperti protocol-protocol lain sebagai contoh TCP/UDP . ICMP akan dimanfaatkan untuk mengirim pesan error yang menyatakan, contohnya adalah pada saat computer tujuan tidak dapat di jangkau.

 

UDP

      Pengertian UDP (User Datagram Protocol) adalah protokol layer transport TCP / IP yang mendukung komunikasi yang tidak dapat diandalkan, tanpa koneksi antar host pada jaringan yang menggunakan TCP / IP.

 

B.     Fungsi

 

ICMP  ada beberapa fungsinya yaitu :

 

a.       Cocok untuk mengirim informasi yang membutuhkan kecepatan daripada keandalan, seperti streaming video atau audio.

b.      Salah satu jenis protokol adalah ringan, artinya dapat secara efektif menggunakan profesor dan sumber daya memori, dan bahkan dapat menyimpannya. Jika protokolnya ringan, ia dapat menjalankan fungsi tertentu dengan bertukar pesan, misalnya dalam menanyakan nama dalam DNS.

c.       UDP dapat mengimplementasikan layanan reliabilitas, artinya protokol ini dapat memfasilitasi layanan pertukaran data secara andal. Contoh umumnya ditemukan di TFTP (Trivial File Transfer Protocol), dan NFS.

d.      Tidak memerlukan keandalan, misalnya hanya dalam Routing Information Protocol (RIP).

e.       Dapat menyiarkan siaran karena tidak perlu koneksi terlebih dahulu, dengan host yang lebih spesifik. Paket data dapat dikirim dengan beberapa tujuan yang ditangani dalam multicast atau disiarkan.

Cara kerja ICMP yaitu:

Sistem kerja dari ICMP secara singkat adalah sebagai berikut : pesan ICMP akan diberi header IP tujuan dengan melalui interface yang ada. Jika terdapat kerusakan dalam interface yang dilalui sehingga tidak dapat meneruskan pesan, maka pesan akan mengirimkan pesan error kepada pengirim pertama.

8

UDP ada beberapa fungsinya yaitu:

  1. Tepat digunakan untuk mengirimkan informasi yang mengutamakan kecepatan dibandingkan kehandalan seperti streaming audio atau video.                                    
  2. Jenis protokol yang ringan sehingga efektif memakai processor serta sumber daya memori dan bahkan untuk menyimpan. Apabila protokolnya ringan, maka bisa menjalankan fungsi tertentu dengan cara bertukar pesan seperti bertanya nma dalam DNS.
  3. Bisa mengimplementasikan layanan realibilitas sehingga protokol ini bisa memberikan fasilitas layanan pertukaran data dengan handal. Beberapa contoh umumnya adalah TFTP atau Trivial File Transfer Protocol serta NFS.
  4. Tidak butuh kehandalan seperti dalam Routing Information Protocol [RIP].
  5. Bisa memberikan siaran sebab tidak butuh koneksi lebih dulu dengan host yang lebih spesifik. Paket data nantinya bisa dikirim dengan beberapa tujuan yang ditandatangani di dalam multicast atau disiarkan.

Adapun cara kerja UDP yang dilakukan dan masing-masing tahapan tersebut saling berhubungan.

  • Paket yang berisi client port serta port sumber memiliki bentuk file text yang akan dikirim dalam UDP Header.
  • Paker isi port client serta port sumber audio akan dikirim menuju server di UDP Header.
  • Tujuan dari UDP memaca nomor port tujuan dan juga proses data.
  • Paket asli memiliki port tujuan sehingga server bisa mengirim kembali data ke FTFP Client.
  • Point ketiga dan keempat akan diulangi kembali pada saat file audio akan dikirimkan client.
  • Saat aplikasi akan menerima data, maka UDP tidak akan melakukan buffer atau fragmen masing masing data yang masuk.
  • Data tidak mengalami processing data yang sulit khususnya tidak memfragmen data sehingga jika data lebih besar dibandingkan MTU, maka lapisan IP harus melakukan fragmen.

C.     Kelebihan dan Kelemahan  pada Protokol UDP, sebagai berikut :

1. Kelebihan

* Bisa disiarkan dengan sangat cepat

* Koneksi terjadi lebih cepat sebab tidak butuh bernegosiasi atau handjaking

* Lebih hemat memori sebab tidak memecah data

2. Kekurangan

* Tidak bisa mengirim data yang besar sebab data tidak bisa di pecah                          9

* Tidak bisa buffer

* Tidak menyediakan mekanisme control aliran                                                                      

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Muhammad Robith Adani_Penulishttps://www.sekawanmedia.co.id/osi-layer/ diakses pada 6 Januari 2021

 

 https://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI  penerbit wikipedia diakses pada 19 Maret 2021, pukul 16.35

 

  https://ruangguru.co/pengertian-udp/ Diakses 9 September 2021

 

 https://jagad.id/pengertian-udp/ penerbit jagad.id


 https://gig.id/stories/tech/apa-itu-tcp-ip penerbit GIG

 

 https://idcloudhost.com/kamus-hosting/ip/ penerbit Id CloudHost

 

 

 

 

 

 

 


Model Referensi & Protokol Jaringan

  MAKALAH PERANCANGAN JARINGAN “MODEL REFERENSI & PROTOKOL JARINGAN”     Di susun oleh : Nama : Joni Sukma Wardana      ...